Berita

Industri asuransi dan dana pensiun mencatatkan peningkatan investasi hingga Mei 2017. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), total investasi dana pensiun meningkat menjadi Rp 243,97 triliun.

Ancaman Resesi Dunia akan Jadi Beban Bagi Obligasi RI

  News      bandi
15 August 2019

Jakarta, CNBC Indonesia - Data perekonomian dunia, khususnya China dan Jerman yang buruk dan mengarah ke resesi, diprediksi akan mempengaruhi pasar keuangan termasuk surat utang negara (SUN) hari ini, setelah kemarin ada penguatan signifikan. 


"Pagi ini pasar obligasi diperkirakan akan bergerak bervariasi dengan potensi naik dan turun dengan rentang 30 basis poin [bps]- 65 bps," ujar Maximilianus Nico Demus, Associate Director Research & Investment PT Pilarmas Investindo Sekuritas, dalam risetnya hari ini (15/8/19). 


Untuk itu, Nico dan tim merekomendasikan investor untuk menunggu (wait and see) hari ini, di mana naik turun harga SUN yang melebihi batas toleransi akan menjadi arah selanjutnya bagi pasar. 


Tadi pagi, sentimen negatif China dan Jerman sudah memakan korban yaitu pasar saham Amerika Serikat (AS) atau biasa disebut Wallstreet dan membuat indeks Dow Jones Industrial Average terkoreksi dalam yaitu 2,89%, terbesar sejak 5 Agustus. 


Kemarin, produksi industri China periode Juli diumumkan hanya tumbuh 4,8% year-on-year (YoY), jauh melambat dibandingkan bulan sebelumnya 6,3% dan merupakan laju terlemah sejak Februari 2002. Dari Jerman, pertumbuhan ekonomi Negeri Panser kuartal II-2019 diumumkan hanya 0,4% YoY, melambat dibanding kuartal sebelumnya 0,9% YoY.  


Hingga pagi ini, pasar obligasi negara dunia tercatat menguat, yang mengindikasikan investor sedang menggemari dan membeli efek utang yang dianggap lebih aman dibanding saham yang lebih berisiko guna menyikapi ancaman resesi yang sedang menghantui.